Showing posts with label murah. Show all posts
Showing posts with label murah. Show all posts

Thursday, October 24, 2013

Tren Undangan Pernikahan Laser Cutting

Hai sobat Unpro, kali ini mimin mau membahas tentang undangan Laser Cutting. Here we go, saat ini, jenis undangan pernikahan yang banyak di gemari adalah undangan pernikahan dengan teknik laser cutting. Tekniknya sangat istimewa sobat unpro :D .
 
Teknik laser cutting merupakan teknik memotong atau melubangi kertas atau media lainnya dengan sangat rapi tanpa merusak undangan sedikit pun dan sesuai dengan apa yang sudah di desain pada komputer. Laser cutting digunakan untuk menggores, memotong, atau melubangi objek desain. Biasanya objek desain yang akan dilaser adalah bentuk ornamen, tulisan, atau bisa saja hanya inisial calon pengantin.
 
Seru ya sobat unpro, hasil undangannya jadi keren, unik, elegan, dan terlihat mewah. Untuk harganya memang agak sedikit mahal si sobat unpro, biasanya tergantung dari berapa lama proses pembuatannya dan harga itu belum termasuk dalam media apa yang di inginkan untuk pembuatan undangan itu sendiri. Seperti misalnya di media kayu, plastik, hardboard, kertas impor, dll, yang harganya juga pasti berbeda-beda.
 
 
 
 
 
 
So guys, walaupun harganya agak sedikit mahal, tapiiii kalau hasilnya sekeren foto-foto di atas sebanding deh sama hasil yang di dapat. Sangat memuaskan, dan pastinya lain dari pada yang lain. Ya nggak sobat unpro.. v(^_^)

Have a nice day guys!!

Trip to Tanjung Lesung


Tanjung lesung Trip, May,14th -15th  2012
Awalnya kami berencana untuk pergi ke Pantai Anyer, tapi setelah dipikir-pikir lagi…kok kayaknya biasa ya.. dan pasti ramai.  Setelah kami search via internet untuk tempat pariwisata di daerah banten, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Tanjung Lesung, penasaran juga karena satupun dari kami juga belum pernah kesana. Hehehehe. Setelah memutuskan jalur mana yang akan kami tempuh, karena ternyata cukup jauh juga terletak di ujung banten. Oiya tak lupa kami juga mencari tempat penginapan terlebih dahulu, karena katanya disana jarang penginapan, tidak seperti kalau ke Anyer. Pilihan pertama jatuh kepada Bay Villas, dan pilihan kedua yaitu Kalicaa Villa. Setelah membandingkan harga, fasilitas, dan testimoni dari orang-orang, akhirnya kami memutuskan untuk menginap di Kalicaa Villa. Kami memilih kamar  “Bora-Bora 2” dengan fasilitas 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, dan 1 kolam renang, permalam Rp. 3.600.000,- untuk weekend, untuk weekdays diskon 50%, jadi kami hanya mengeluarkan biaya Rp. 1.800.000,- untuk 2 days 1 night, include welcome drink, afternoon snack, dinner snack, dinner, dan breakfast,  serta voucher water sport untuk 2 orang.
Tiba waktunya untuk berangkat…hihiiyy.. can’t wait to see the Beach, sand, and sun..:D. Berangkat kurang lebih pukul 10 pagi, kami memutuskan untuk tidak lewat Anyer, jadi rute yang kami ambil adalah jalan tol Jakarta-Merak, lalu keluar melalui pintu gerbang tol Serang Timur. Setelah melewati Kota Serang, perjalanan dilanjutkan ke arah Kota Pandeglang dan Labuan, dan berakhir di Pantai Tanjung Lesung.
Pemandangan menarik saat kami melewati Labuan, di kanan dan kiri kami sawah hijau terbentang, melewati pohon-pohon tinggi, ada kambing, kerbau, yang tentunya sangat jarang kita lihat di Jakarta. Tapi harus berhati-hati juga, karena selama melewati rute pandeglang dan Labuan, banyak pengendara motor yang memacu kendaraannya dengan cepat, belok sembarangan tanpa menyalakan lampu sen, dan rata-rata pengendaranya jarang menggunakan helm.
Tepat pukul 16.15 wib, kami tiba di lokasi penginapan. Kesan pertama saat melihat lokasi penginapannya, hmmmm it’s so quite and calm area, and we’re sooooo happy. oiya, buat yang mau Honey moon, recommended deh. Setelah selesai melakukan administrasi, kami langsung menuju villa bora-bora 2. Sesampainya kami di villa, nggak pake lama setelah ganti baju, langsung nyebur ke kolam renang…hehehehe. Sementara para prianya berenang, saya dan rekan saya pergi ke Bale-bale restaurant untuk mengambil afternoon snack. Hmmmm menunggu cukup lama, akhirnya datang juga sepiring French fries, a pot of tea and coffee with sugar and creamer.
Setelah beristirahat sejenak sambil menikmati snack, kami bersiap untuk makan malam. Kami makan malam di Bale-bale restaurant, hmmm… tempatnya mirip seperti di Dreamland Bali, ada kursi dan meja di pinggir pantai, dan bedanya kalo di sini itu sepiii.. jadi dunia berasa milik berdua. Sekali lagi cocok ni buat yang mau Honey Moon :) . Hehehe, ada tempat permainan untuk anak-anak juga (ayunan, perosotan, dll). Cukup tentang restaurantnya, sekarang waktunya makaan.. :D . Suguhan pertama, semangkuk sop, setelah itu sepiring mi goreng, cap cay, ikan asam manis, daging sapi lada hitam, dan kerupuk udang tersaji di meja kami. Mantabb… Setelah kenyang, waktunya kembali ke kamar, dan tidurrr. Can’t wait for tomorrow :D
Pagi pun tiba, hihiyy.. waktunya untuk water sport. Sebelumnya kami sarapan terlebih dahulu, sarapannya ada dua pilihan American breakfast dan Indonesian breakfast. American breakfast terdiri dari roti bakar, sosis, telur dadar daging asap, dan selai serta butter, sementara Indonesian breakfast itu ya nasi goreng dengan telor ceplok dan kerupuk, tak lupa minumnya air putih dan orange water. Setelah selesai sarapan, kami langsung menuju Beach Club, karena voucher yang di dapat hanya untuk dua orang, sementara kami berempat, akhirnya kami harus membayar sisanya Rp. 50.000,-/orang. Water sport yang kami pilih adalah snorkeling, waaa seruuu… airnya tenang, terumbu karangnya banyak, dan ikan-ikannya pun bervariasi, it’s really beautiful view that you’ll never forget!!!.
Setelah puas ber- snorkeling ria, kami bersiap untuk pulang karena batas waktu check out hanya sampai jam 12. Tepat pukul 12.30 kami sudah check out dan bersiap untuk kembali pulang. Back to reality..huaaa..
Bye Tanjung Lesung, see you later :D ..
 
Nb: Saran aja, kalau pulangnya ke arah bogor jangan lewat Jasinga, jalannya rusak berat…:D
Image source: Personal Doc&Pic, Google Image
 

Undangan Bertema Burung Merak

Hi.. hi..setelah sekian lama akhirnya keluar juga desain terbaru dari kami.. *fiuuh.. :D
Konsepnya kali ini adalah undangan dengan tema burung merak yang elegan dan unik.

Terinspirasi dari keindahan bulu merak yang mempesona membuat undangan ini kelihatan lebih fresh  yaa :) dan tren warna di tahun 2012 salah satunya adalah warna turqoise (biru tosca) lho.. Perpaduan antara biru tosca dengan warna gold memberikan kesan yang eksklusif.
Isi undangan terbagi menjadi dua dan diikat dengan pita gold disertai dengan stempel nama kedua mempelai yang di tempatkan tepat di tengahnya. Dibagian belakang kartu di berikan ornamen gambar burung merak yang semakin menambah keunikan undangan ini.
 
Bagian belakang amplopnya juga unik, diberikan tambahan stiker bulat bergambar bulu burung merak untuk merekatkan amplop.
 
Lucuuu kaannn… :D .. Ingin sesuatu yang lain dari pada yang lain, undangan ini bisa di jadikan referensi kamu lho. 
Pengen tau harganya? jangan ragu-ragu hubungi kami ya.. :)

Si Cokelat Yang Lezat

Siapa siy yang ngga suka cokelat? Hehehhe yang pasti bukan saya, karena saya syuuuukkkaaaa banget sama si Cokelat.
Cokelat umum dikonsumsi sebagai makanan/camilan favorit dan juga diberikan sebagai hadiah atau bingkisan karena bentuk, corak, dan rasa yang unik. Bahkan coklat juga lazim sebagai lambang pernyataan cinta,  yoi…apalagi Valentine-an, makin popular aja ni Si Coklat…
Cokelat dihasilkan dari kakao,  yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun sebelum masehi. Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun selaput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol.
Residu cokelat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan oleh suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara, menunjukkan bahwa Suku Maya meminum cokelat di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol kemakmuran. Cara menyajikannya pun tak sembarangan. Dengan memegang wadah cairan ini setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat membuat busa tebal, bagian yang membuat minuman itu begitu bernilai. Busa ini sebenarnya dihasilkan oleh lemak kokoa (cocoa butter). Biji dari pohon kakao ini sendiri sangat pahit dan harus difermentasi agar rasanya lebih bisa diterima oleh lidah. Setelah dipanggang dan dibubukkan hasilnya adalah cokelat atau kokoa.
Ketika peradaban Maya klasik runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji kokoa menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Bagi suku Aztec biji kokoa merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dari bahasa Yunani). Biasanya biji kokoa digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah, bahkan sering digunakan sebagai mata uang.
Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Spanyol. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara kaum elit Eropa, kemudian lewat proses yang demokratispedagang. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di Eropa, begitu terkenalnya cokelat di London, sampai didirikan “house of chocolate” untuk menyimpan persediaan cokelat. Rumah cokelat pertama dibuka pada 1657. harganya menjadi cukup murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas
Di tahun 1689 seorang dokter dan kolektor bernama Hans Sloane, mengembangkan sejenis minuman susu cokelat di Jamaika dan awalnya diminum oleh suku apothekari, namun minuman ini kemudian dijual oleh Cadbury bersaudara. Hohoho jadi tau deh asal dari merek dagang yang satu itu J.
Semua cokelat Eropa awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada 1847 ditemukan cokelat padat. Orang Eropa juga mengganti banyak bumbu sehingga sesuai dengan selera mereka sendiri mulai dari resep khusus yang memerlukan ambergris, zat warna keunguan berlilin yang diambil dari dalam usus ikan paus, hingga bahan lebih umum seperti kayumanis atau cengkeh. Namun, yang paling sering ditambahkan adalah gula.
Cokelat Eropa awalnya diramu dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku Maya dan Aztec. Bahkan sampai sekarang, cara Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi di dalam mesin industri. Biji kokoa masih sedikit difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, serangkaian teknik lebih rumit pun dimainkan. Bubuk cokelat diemulsikan dengan karbonasi kalium atau natrium agar lebih mudah bercampur dengan air (dutched, metode emulsifikasi yang ditemukan orang Belanda), lemaknya dikurangi dengan membuang banyak lemak kokoa (defatted), digiling sebagai cairan dalam gentong khusus (conched), atau dicampur dengan susu sehingga menjadi cokelat susu (milk chocolate).
Rasa cokelat
Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glen Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri.
Kok Enak Ya Kalo Makan Coklat?
Efek psikologis yang terjadi saat menikmati cokelat dikarenakan titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi, bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut. Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut, riset terakhir dari  BBC mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat didalam mulut meningkatkan aktivitas otak dan debaran jantung yang lebih kuat daripada aktivitas yang dihasilkan dari ciuman mulut ke mulut, dan juga akan terasa empat kali lebih lama bahkan setelah aktivitas ini berhenti.
Pemalsuan rasa
Pemalsuan rasa cokelat sering terjadi karena kokoa adalah bahan yang relatif mahal dibandingkan dengan gula atau minyak nabati. Kedua bahan ini sering digunakan untuk menggantikan kokoa.
Lemak kokoa sering digantikan minyak yang lebih murah, seperti lesitin dari kedelai atau minyak palem. Selain soal harga, dengan kedua bahan ini pelapisan cokelat menjadi lebih mudah. Perbandingan kokoa padat (komponen nonlemak pada biji yang digiling) juga cenderung rendah. Dalam cokelat batangan, misalnya, sekitar 20% gula-gula itu diisi cokelat.
Cokelat premium, di sisi lain, biasanya mengandung sekitar 50 – 70% cokelat padat. Karena mengandung lebih sedikit gula dan mungkin juga sedikit minyak nabati, cokelat pekat ini mengandung lebih sedikit kalori dari produk cokelat pada umumnya. Pantaslah bila para pencinta cokelat sering “protes” gara-gara cokelat disalahkan untuk masalah yang sebenarnya disebabkan oleh konsumsi gula berlebihan.
Kandungan cokelat
Cokelat mengandung alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.
Racun bagi hewan tertentu
Adanya kandungan teobromin dalam cokelat bisa menjadi racun untuk sebagian hewan bila dikonsumsi. Hewan-hewan yang bereaksi keracunan pada kandungan teobromin diantaranya adalah kuda, anjing, burung kakaktua, tikus jenis kecil dan kucing (khususnya anak kucing), ini dikarenakan metabolisme tubuh mereka tidak dapat mencerna kandungan kimia ini secara efektif. Bila mereka diberi makan cokelat maka kandungan teobromin akan tetap berada dalam aliran darah mereka hingga 20 jam, akibatnya hewan-hewan ini mungkin mengalami epilepsi dan kejang-kejang, serangan jantung, pendarahan internal, dan pada akhirnya menyebabkan kematian. Penanggulangannya adalah dengan merangsang hewan-hewan ini agar memuntahkan cokelat dan secepat mungkin membawa mereka ke dokter hewan.
 
Gambar : googles images

Bunga dan Maknanya

Valentine Day, identik dengan bunga dan coklat. Hmm…diartikel sebelumnya kita sudah bahas sedikit tentang coklat, sekarang “partner”-nya nih…hihihi…partner kolaborasi untuk menyatakan cinta, hahay….:D
Katakan cinta dengan bunga, ungkapan yang sering kita dengarkan ya, soalnya bunga itu indah, melankolis, romantis, tapi ngga gratis, hehehe.. Sebenarnya ungkapan itu berlaku untuk bunga-bunga tertentu saja, soalnya, lain bunga lain pula artinya, hmm…ini yang namanya mengatakan berita buruk dengan style yang indah, heehhe mafia style…
Ada beberapa jenis bunga yang dianggap bernilai kerana dipercayai memiliki pengaruh dan keistimewaan tertentu. Nilai dan makna bunga selalu dikaitkan dengan bentuk, warna, bau, lagenda, mitos atau kepercayaan tertentu. Belum jelas dimulai sejak kapan orang mulai mengelompokan bunga dengan fungsi dan artinya.
Warna bunga melambangkan sesuatu kepada penerima atau pengirimnya:
Putih melambangkan kesucian, kepercayaan, kejujuran dan berkabung.
Kuning melambangkan kebencian, dukacita dan kesedihan.
Hitam melambangkan dukacita, kesungguhan hati, dan kesedihan.
Biru pula melambangkan kesetiaan dan perenungan yang dalam.
Merah melambangkan asmara, kemasyhuran, nafsu amarah, daya atau hasrat yang kuat.

Ada berbagai macam jenis bunga dan setiap bunga memiliki arti tersendiri, contohnya :
Anggrek : cinta, cantik, chinese symbol untuk banyak anak
Akasia : cinta yang terpendam, cinta suci, atau kecantikan
Anyelir (Carnation)
Pink : Aku tidak akan melupakanmu
Merah : Aku menginginkanmu, rasa kagum
Warna Solid : Ya
Bergaris : Tidak, penolakan
Kuning : Penolakan , kamu mengecewakanku
Putih : pure love , “good luck” (bila diberikan pada wanita), manis dan cantik
Chrysant
Merah : Cinta
Putih: Kejujuran / kebenaran
Kuning : Rasa sayang, kegembiraan, optimism
Daisy : Kesucian, kesetiaan
Lily : Suci , manis, sederhana, rapuh, cantik
Mawar
Pink : Sayangku, rasa kagum , kebahagiaan; “percayalah padaku”, terimakasih
Merah : Cinta, cantik, aku cinta padamu, rasa hormat, keberanian
Kuning : Awal baru, kegembiraan, persahabatan (dulu mawar kuning berarti ketidaksetiaan, cemburu)
Putih: Cinta Sejati, lugu
Jingga: Keinginan, antusiame
Peach : Manis, rasa terimakasih, apresiasi, kekaguman, simpati
Ungu: Keunikan , cinta pada pandangan pertama
Merah dan Putih : Simbol penyatuan
Merah dan Kuning: Ucapan selamat
Kuning dan Jingga : Semangat
Tulip
Merah : percayalah padaku , deklarasi cinta
Kuning : cinta yang tidak ada harapan
Dua warna : mata yang indah
Tiap-tiap bunga dengan warna berbeda bisa diinterpetasikan secara keilmuan bahkan tradisional.
Tradisional:
1. Merah  : melambangkan romantic
2. Kuning : melambangkan persahabatan
3. Putih : melambangkan penghormatan
4. Peach : melambangkan tanda terima kasih
5. Merah muda : melambangkan penghargaan
6. Oranye : melambangkan api semangat
7. Ungu : melambangkan cinta pada pandangan pertama
Keilmuan:
Sedangkan jika dibedakan dari segi keilmuan, warna diketahui bisa membawa efek ke dalam pikiran. Jadi, sebuah warna bisa mempengaruhi kesenangan, tekanan dalam tubuh, membawa energi, atau bersifat menenangkan.
1. Hitam : bisa menimbulkan tenaga, percaya diri, dan meningkatkan kemampuan
2. Biru     : memberikan ketenangan dalam pikiran dan jiwa, menurunkan tekanan darah tinggi
3. Merah : digunakan untuk memacu semangat dan pembangkit gairah
4. Hijau    : memberikan relaksasi pada pikiran dan tubuh
5. Ungu    : menimbulkan rasa tenang dan damai
6. Merah muda : memberikan ketenangan
7. Kuning  : mencerminkan energi dan menyebarkan cahaya
Huffttt….segitu banyak artinya ya. Beda-beda tergantung dari segi apa
Ah kalo saya pribadi siy ngga ambil pusing, yang namanya bunga ya indah, cantik, so sweet lah pokoknya…
Kalo kamu gimana? Mikir-mikir dulu kah sebelum memberi atau menerima bunga setelah tau artinya??
sumber : http://rianiflower.wordpress.com/mengenal-bunga/
Gambar : google images

Aku Akan Setia, Seperti Buaya :D



Wow…apa hubungannya buaya dengan kesetiaan? Bukannya kalo laki-laki yang suka gombal itu disebut “Buaya”? jadi berbanding terbalik dunk?
Hehehehe, entah yang mana yang keliru…kalo menurut penulis sih, itu cuma lantaran perbedaan pandangan :D
Kalo laki-laki disebut buaya karena gombalnya, mungkin karena sama dengan sifat buaya yang melahap buruannya dengan terlebih dahulu diintai, seolah ingin tahu lebih dekat, padahal sih…mau di caplok,HAP!! Dan mungkin juga karena airmatanya… Lho kok? Iyah, kalo buaya mengeluarkan airmata, itu bukan karena mereka sedang sedih, tapi itu adalah bentuk penyesuaian tubuh untuk mengeluarkan kelebihan garam. Dari sinilah timbul istilah “air mata buaya” alias air mata palsu, hehehehe…
Hmm…itu bedanya dengan orang-orang tua kita, :D filosofi mereka justru lebih kuat dan sangat mendasar…Buaya menjadi lambang kesetiaan,karena buaya hanya akan kawin dengan satu pasangan saja dalam hidupnya, hu…so sweet…Itulah kenapa dimasyarakat betawi, buaya menjadi simbol yang selalu diikutsertakan dalam upacara pernikahan dan dihadirkan dalam bentuk roti.

Roti buaya selain memiliki makna kesetiaan juga menjadi perlambang kesabaran (karena buaya sabar mengintai buruan), lambang kejantanan (siapa yang ngga setuju untuk yang satu ini :D ) dan juga lambang kemapanan, itu karena dulu orang jarang yang bisa makan roti, karena roti yang adalah juga makanan orang eropa (dulunya) mahal harganya dan sulit pembuatanya. Itu pula yang mendasari aturan bahwa roti buaya harus dalam keadaan baik, tanpa cacat sewaktu sampai kekediaman mempelai wanita (iyalah, udah mahal,susah pula buatnya), walaupun sekarang roti buaya relatif mudah mendapatkanya dan dengan harga yang relatif murah (tergantung ukuran dan bahan yang digunakan).
Setelah acara akad nikah selesai, roti ini dibagikan kepada sanak keluarga yang belum menikah, dengan harapan agar secepatnya menyusul ke pelaminan. Tuh kan, kalo orang barat punya lempar bunga kita juga punya “lempar buaya” :D

Gambar : Google Images

Batik, Istimewa tuk Peristiwa Bermakna

Batik, kekayaan Indonesia yang tak ternilai, dengan nilai seni tinggi, filosofi yang dalam, serta makna keagungan budaya nusantara. Batik telah menjadi ciri khas bangsa, dan jika menilik dari asalnya yaitu tanah jawa.
Kata Batik berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”. Sehingga secara bahasa,”Batik” bisa diartikan sebagai menggambar titik. Setiap motif pada batik tradisional klasik selalu memiliki filosofi tersendiri, dan sebagai media penyampai pesan. Motif pada batik tidak terlepas dari pandangan pencipta motif tersebut, hal ini pun bisa dilihat dari penamaan motif batik yang berkaitan dengan harapan.
Tak heran pada motif tertentu yang dianggap sakral hanya dapat dipakai pada kesempatan atau peristiwa tertentu, diantaranya pada upacara pernikahan. Berbagai motif yang digunakan dalam pernikahan dikategorikan dalam motif Sawitan Kembar (sepasang), yaitu Sido Mukti, Sido Mulyo, Sido Luhur.
  
Sido Mukti
Dalam bahasa Jawa, Sido berarti terus menerus atau menjadi, sedangkan Mukti berarti hidup berkecukupan dan kebahagiaan. Makna dari motif ini adalah harapan akan masa depan yang baik dan penuh kebahagiaan bagi kedua mempelai.
Sido Asih
Motif Sido Asih juga dipenuhi dengan harapan filosofis bagi kedua mempelai. Asih dalam bahasa Jawa berarti kasih sayang. Makna dari motif Sido Asih adalah harapan akan masa depan yang penuh kasih sayang.
Sido Mulyo
Motif popular lain adalah Sido Mulyo yang berarti kehidupan dalam kemuliaan.
Sido Luhur
Sedangkan motif Sido Luhur artinya senantiasa berbudi luhur. Konon motif sidoluhur dibuat khusus oleh Ki Ageng Henis, ayahanda Ki Ageng Pamanahan, pendiri desa Mataram, yang kemudian berkembang menjadi Kesultanan Mataram, untuk anak keturunannya. Harapannya agar si pemakai dapat berhati serta berpikir luhur sehingga dapat berguna bagi masyarakat banyak.
Menurut seorang pengamat budaya Jawa, Winarso Kalinggo, motif itu kemudian dimanifestasikan ke selembar kain (dicanting) oleh Nyi Ageng Henis. Nyi Ageng sendiri adalah seorang yang mempunyai kesaktian. Mitosnya, Nyi Ageng selalu megeng (menahan) nafas dalam mencanting sampai habisnya lilin dalam canting tersebut. Hal itu dimaksudkan agar konsentrasi terjaga dan seluruh doa dan harapan dapat tercurah secara penuh ke kain batik tersebut.
Ratu Ratih-Semen Rama
Ratu Ratih dan Semen Rama bukan merupakan batik kembar sepasang (sawitan), namun kedua motif ini biasa dipakai oleh pasangan pengantin sebagai perlambang kesetiaan seorang istri kepada suaminya.
Truntum
Bagi kedua orangtua mempelai, juga terdapat motif khusus yang sarat harapan antara lain Truntum. Truntum bisa juga diartikan sebagai menuntun. Makna motif batik Truntum adalah menuntun kedua mempelai dalam memasuki lika-liku kehidupan berumah tangga.
Menurut budayawan Winarso Kalinggo, motif itu diciptakan oleh Kanjeng Ratu Beruk. Anak dari seorang abdi dalem bernama Mbok Wirareja. Kanjeng Ratu Beruk adalah isteri dari Paku Buwono III (bertahta dari 1749–1788 M) tetapi berstatus garwa ampil, bukan permaisuri kerajaan.
Persoalan status ini menjadikan Kanjeng Ratu Beruk selalu gundah. Ia mendamba jadi permaisuri kerajaan, sebuah status yang begitu dihormati dan dipuja orang sejagad keraton. Tapi lebih dari semua itu, Kanjeng Ratu Beruk ingin selalu berada di samping sang raja agar malam-malam sunyi tidak ia lewati sendirian.
Pada suatu malam, perhatian Kanjeng Ratu Beruk tertuju pada indahnya bunga tanjung yang jatuh berguguran di halaman keraton yang berpasir pantai. Seketika itu juga ia mencanting motif truntum dengan latar ireng (hitam). “Ini refleksi dari sebuah harapan. Walaupun langit malam tiada bulan, masih ada bintang sebagai penerang. Selalu ada kemudahan di setiap kesulitan. Sekecil apa pun kesempatan, ia tetap bernama kesempatan,” begitu ujar Winarso Kalinggo melukiskan harapan Ratu pembuat truntum.
Sido Wirasat
Wirasat berarti nasehat. Dalam motif Sido Wirasat terdapat juga kombinasi motif truntum di dalamnya. Motif ini biasanya dipakai orangtua pengantin dan melambangkan orangtua yang akan selalu memberi nasehat dan menuntun kedua mempelai dalam memasuki kehidupan berumahtangga.
Wow…batik bermakna sangat dalam kan…tambah bangga deh pakai batik…:D

Dari berbagai sumber
Gambar  : google images