Showing posts with label honey moon. Show all posts
Showing posts with label honey moon. Show all posts

Thursday, October 24, 2013

Bulan Madu itu apa sich?

“Madu” hmmm…lembut, manis dan punya banyak khasiat. Banyak versi yang menceritakan tentang asal muasal “Bulan Madu”. Kalo yang ada dimasyarakat sekarang ini, pengertian Bulan Madu adalah perjalanan yang dilakukan pasangan yang baru saja menikah, untuk merayakan pernikahan mereka. Biasanya tujuan perjalanan adalah tempat indah dan eksotis, sehingga rasa romantis bisa kental merasuk kejiwa…halah halah…bahasanya…prikitiew….:D
Saat penulis browsing dan ketemu Wikipedia, kata “Bulan Madu” atau “Honey Moon” terdapat dalam Oxford English Dictionary, atau “Kamus Bahas Inggris Oxford” Kata ini berasaldariabad ke-16.
“Bulan pertama setelah pernikahan, ketika yang ada hanyalah kelembutan dan suka cita” (Samuel  Jhonson); mulanya tidak mempunyai rujukan apapun kepada masa satu bulan itu, melainkan membandingkan rasa saling mencintai di antara orang-orang yang baru menikah kepada bulan yang sedang berubah cepat dari purnama lalu memudar. Kini biasanya liburan yang dilalui bersama oleh pasangan yang baru menikah sebelum mereka menetap di rumah.
Kalau merujuk pada kutipan itu, maka sebenarnya makna Bulan Madu berarti bulan yang lebih manis daripada bulan-bulan setelahnya. Wah wah…berarti momen terindah dalam pernikahn itu cuma saat bulan madu aja dong, ngga ubahnya seperti minum soda, rasanya semriwing waktu kaleng baru dibuka, selanjutnya sih datar saja…huhuhuhu…jangan juga kayak gitu ya…

Ada juga riwayat yang menceritakan bahwa asal-usul kata ini berasal dari masa Babilon. Untuk meningkatkan kejantanan dan kesuburan pasangan yang baru menikah, ayah si pengantin perempuan akan memberikan menantunya semua kebutuhan minuman yang berbasis madu yang dapat diminumnya selama bulan pertama pernikahan mereka.
Hmm…sedangkan dahulu Pasangan pengantin Suku Jermanik di Skandinavia minum anggur dengan campuran, selama tiga puluh hari berturut-turut setelah menikah. Di Eropa, raja Attila the Hun, yang termasyur konon meninggal usai mengonsumsi anggur Hydromel di acara pernikahan. Hydromel atau metheglin, merupakan sebuah anggur madu kualitas terbaik dan dalam budaya Romawi anggur melambangkan pernikahan, karena bisa terasa manis dan memabukkan.
Yah…apapun pengertiannya, yang jelas lebih banyak positifnya. Kalau dalam pendekatan logika memang momen setelah pernikahan akan mendatangkan pengalaman yang terasa amat manis bak madu, karena akhirnya setengah agama (dalam islam) telah tercapai, dan akhirnya juga selesai sudah masa kesendirian…
Semoga setiap hari (bagi pasangan yang sudah menikah) bisa terasa semanis bulan madu. Hmm…tinggal pintar-pintarnya pasangan suami istri saling meramunya…:D

Gambar: Google Images

Si Cokelat Yang Lezat

Siapa siy yang ngga suka cokelat? Hehehhe yang pasti bukan saya, karena saya syuuuukkkaaaa banget sama si Cokelat.
Cokelat umum dikonsumsi sebagai makanan/camilan favorit dan juga diberikan sebagai hadiah atau bingkisan karena bentuk, corak, dan rasa yang unik. Bahkan coklat juga lazim sebagai lambang pernyataan cinta,  yoi…apalagi Valentine-an, makin popular aja ni Si Coklat…
Cokelat dihasilkan dari kakao,  yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun sebelum masehi. Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun selaput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol.
Residu cokelat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan oleh suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara, menunjukkan bahwa Suku Maya meminum cokelat di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol kemakmuran. Cara menyajikannya pun tak sembarangan. Dengan memegang wadah cairan ini setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat membuat busa tebal, bagian yang membuat minuman itu begitu bernilai. Busa ini sebenarnya dihasilkan oleh lemak kokoa (cocoa butter). Biji dari pohon kakao ini sendiri sangat pahit dan harus difermentasi agar rasanya lebih bisa diterima oleh lidah. Setelah dipanggang dan dibubukkan hasilnya adalah cokelat atau kokoa.
Ketika peradaban Maya klasik runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji kokoa menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Bagi suku Aztec biji kokoa merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dari bahasa Yunani). Biasanya biji kokoa digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah, bahkan sering digunakan sebagai mata uang.
Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Spanyol. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara kaum elit Eropa, kemudian lewat proses yang demokratispedagang. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di Eropa, begitu terkenalnya cokelat di London, sampai didirikan “house of chocolate” untuk menyimpan persediaan cokelat. Rumah cokelat pertama dibuka pada 1657. harganya menjadi cukup murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas
Di tahun 1689 seorang dokter dan kolektor bernama Hans Sloane, mengembangkan sejenis minuman susu cokelat di Jamaika dan awalnya diminum oleh suku apothekari, namun minuman ini kemudian dijual oleh Cadbury bersaudara. Hohoho jadi tau deh asal dari merek dagang yang satu itu J.
Semua cokelat Eropa awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada 1847 ditemukan cokelat padat. Orang Eropa juga mengganti banyak bumbu sehingga sesuai dengan selera mereka sendiri mulai dari resep khusus yang memerlukan ambergris, zat warna keunguan berlilin yang diambil dari dalam usus ikan paus, hingga bahan lebih umum seperti kayumanis atau cengkeh. Namun, yang paling sering ditambahkan adalah gula.
Cokelat Eropa awalnya diramu dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku Maya dan Aztec. Bahkan sampai sekarang, cara Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi di dalam mesin industri. Biji kokoa masih sedikit difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, serangkaian teknik lebih rumit pun dimainkan. Bubuk cokelat diemulsikan dengan karbonasi kalium atau natrium agar lebih mudah bercampur dengan air (dutched, metode emulsifikasi yang ditemukan orang Belanda), lemaknya dikurangi dengan membuang banyak lemak kokoa (defatted), digiling sebagai cairan dalam gentong khusus (conched), atau dicampur dengan susu sehingga menjadi cokelat susu (milk chocolate).
Rasa cokelat
Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glen Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri.
Kok Enak Ya Kalo Makan Coklat?
Efek psikologis yang terjadi saat menikmati cokelat dikarenakan titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi, bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut. Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut, riset terakhir dari  BBC mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat didalam mulut meningkatkan aktivitas otak dan debaran jantung yang lebih kuat daripada aktivitas yang dihasilkan dari ciuman mulut ke mulut, dan juga akan terasa empat kali lebih lama bahkan setelah aktivitas ini berhenti.
Pemalsuan rasa
Pemalsuan rasa cokelat sering terjadi karena kokoa adalah bahan yang relatif mahal dibandingkan dengan gula atau minyak nabati. Kedua bahan ini sering digunakan untuk menggantikan kokoa.
Lemak kokoa sering digantikan minyak yang lebih murah, seperti lesitin dari kedelai atau minyak palem. Selain soal harga, dengan kedua bahan ini pelapisan cokelat menjadi lebih mudah. Perbandingan kokoa padat (komponen nonlemak pada biji yang digiling) juga cenderung rendah. Dalam cokelat batangan, misalnya, sekitar 20% gula-gula itu diisi cokelat.
Cokelat premium, di sisi lain, biasanya mengandung sekitar 50 – 70% cokelat padat. Karena mengandung lebih sedikit gula dan mungkin juga sedikit minyak nabati, cokelat pekat ini mengandung lebih sedikit kalori dari produk cokelat pada umumnya. Pantaslah bila para pencinta cokelat sering “protes” gara-gara cokelat disalahkan untuk masalah yang sebenarnya disebabkan oleh konsumsi gula berlebihan.
Kandungan cokelat
Cokelat mengandung alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.
Racun bagi hewan tertentu
Adanya kandungan teobromin dalam cokelat bisa menjadi racun untuk sebagian hewan bila dikonsumsi. Hewan-hewan yang bereaksi keracunan pada kandungan teobromin diantaranya adalah kuda, anjing, burung kakaktua, tikus jenis kecil dan kucing (khususnya anak kucing), ini dikarenakan metabolisme tubuh mereka tidak dapat mencerna kandungan kimia ini secara efektif. Bila mereka diberi makan cokelat maka kandungan teobromin akan tetap berada dalam aliran darah mereka hingga 20 jam, akibatnya hewan-hewan ini mungkin mengalami epilepsi dan kejang-kejang, serangan jantung, pendarahan internal, dan pada akhirnya menyebabkan kematian. Penanggulangannya adalah dengan merangsang hewan-hewan ini agar memuntahkan cokelat dan secepat mungkin membawa mereka ke dokter hewan.
 
Gambar : googles images

Kebaya Pengantin Muslim

Pernikahan dalam pandangan Islam, bukanlah hanya sekedar formulasi hubungan kasih sayang suami istri dan pergantian status serta upaya pemenuhan kebutuhan manusia. Pernikahan bukan sekedar upacara sakral yang merupakan bagian dari proses kehidupan manusia, akan tetapi merupakan ibadah yang di syaratkan oleh Allah SWT. Oleh karenanya menjalankan pernikahan merupakan bukti ketundukan seorang hambanya kepada sang Allah. Sudah merupakan suatu kewajaran jika seorang muslim ingin menyempurnakan ibadahnya. Termasuk dalam menjalankan pernikahan.


Pelaksanaan pernikahan
Setiap muslim pasti ingin melaksanakan ibadahnya secara sempurna. Berkaitan dengan pernikahan Islami, maka ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian agar tidak menyalahi aturan-aturan Islam. Mulai dari perencanaan sampai saat pelaksanaan resepsi pernikahan. Perkawinan adalah suatu momen yang mendebarkan bagi kehidupan seseorang. Begitu pula dengan gaun yang akan dikenakan. Pilihlah desain kebaya yang sesuai dengan usia, bentuk dan tinggi badan. Untuk yang berusia muda, pilihlah busana kebaya yang panjangnya tidak melebihi pinggang atau lebih panjang dengan aksen bordir yang sederhana. Untuk gaun pengantin sebaiknya tetap dibuat berkesan mewah dan tetap anggun. Dengan bahan lace atau brokat yang dilapis dengan bahan pelapis chiffon yang tidak menerawang. Modelnya cukup model kebaya panjang hingga sebetis atau kalau tubuh Anda cukup tinggi dan proporsional panjangnya dapat hingga mata kaki. Kebayanya berlengan panjang agak melebar pada bagian ujungnya dan berkerah Cina (tertutup), serta berkancing depan sampai batas bawah perut. Kenakan kain yang senada dengan pengantin pria, dan juga kenakan penutup kepala tanpa motif yang simpel saja, dan dilengkapi dengan selendang lebar dari bahan renda yang senada dan satu nuansa dengan kebayanya sebagai kerudungnya.

Mengenai pemilihan warna sebaiknya yang berwarna netral saja seperti, krem keemasan, broken white atau warna-warna lainnya yang menurut Anda pantas dan cocok dengan warna kulit Anda. Warna kebaya yang lembut cocok untuk dikenakan pada siang hari. Sebaliknya warna yang lebih terang atau cenderung gelap cocok untuk dikenakan dalam acara di malam hari. Untuk acara pesta yang bersifat formal, kebaya dari bahan organdi atau brukat dapat menjadi salah satu alternatif pilihan. Selain dengan kain panjang, Kebaya dapat juga dipadukan dengan rok ataupun celana panjang. Gunakan aksesori yang sesuai dengan warna dari kebaya Anda.

Kebaya untuk yang berbadan tinggi kurus
Anda bisa memanfaatkan bahan brokat pink tersebut untuk dibuat kebaya panjang di atas lutut dengan kerah sabrina yang dapat menutupi tulang di bagian leher. Atau Anda juga dapat memilih model kebaya yang berleher agak rendah dan berbentuk U, dengan panjang kebaya cukup sampai di tengah paha atau di atas lutut (jangan terlalu panjang). Sebagai aksen pemanis, beri sedikit payet-payet pada seluruh kebaya yang tersebar secara merata. Lapisi bahan brokat dengan bahan tissu tersebut agar tubuh Anda yang cenderung kurus bisa tampak berisi. Agar lebih menarik lagi, padukan setelan tersebut dengan sarung dan selendang bercorak mencolok untuk menyamarkan tubuh, sehingga sekali lagi dapat membantu Anda untuk tampak lebih berisi.

Kebaya untuk yang bertubuh mungil
Sebaiknya hindari busana muslim yang terlalu bertumpuk, longgar dan berwarna gelap. Cobalah pilih gaya berbusana muslim dengan model yang simpel seperti : blus tunik dari bahan thai silk dengan hiasan bordir dan paduan celana panjang berpipa lurus (jangan terlalu lebar karena Anda tergolong bertubuh pendek) dengan warna dan bahan yang sama dengan blusnya. Dengan kulit yang kuning langsat, Anda dapat mengenakan warna-warna bernuansa pastel atau warna-warna solid seperti : biru tosca, ungu, fuchsia, merah maroon, orange atau juga hijau terang.

Busana muslim yang baik
Busana muslim yang baik adalah yang tidak ketat membentuk tubuh, tidak tipis atau transparan, serta mesti menutup aurat (seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan). Namun begitu, busana ini sebenarnya bisa dibikin nyaman dan modis, tanpa harus memperlihatkan aurat. Bahkan bisa dimix and match alias dipadukan dengan bahan serta aksesoris lainnya, agar lebih terlihat indah. Memang, masih ada yang mengenakan busana muslim setengah-setengah. Artinya belum tertutup semuanya. Kerudung pun masih bisa dilepas. Tapi itu, kan, hak masing-masing pribadi.

Sumber : http://www.penjahitkebaya.com/wp-content/uploads/2011/05/nganten.jpg